Sunday, August 4, 2013

Tips Kocak Membuat Mental Anak Tidak Menyimpang

Sebenernya ane miris liat anak-anak jaman sekarang,  di lingkungan rumah ane misalnya, mereka nyanyiin lagu-lagu rongsokan (semacam boyband/girlband abal-abal), atau sekarang mereka lebih suka maenin gadgetnya misalnya BlackBerry, iPhone, dan sejenisnya. Ane tau maksudnya biar mereka gak gaptek atau dikatain kampungan gara-gara gak punya gadget.
Jaman sekarang dah lain kondisinya, dimana dulu mereka suka maen permainan tradisional, tapi semua berubah sejak jejaring sosial menyerang.

Agan tau kalo anak-anak jaman sekarang mentalnya udah menyimpang? Mereka
yang masih SD malah pandai yang namanya "cinta", mengidolakan boyband/
girlband abal-abal, suka nonton sinetron, materialistis, suka FBan dan twitteran,
berprilaku nakal, dan lainnya yang negatif..... Penyebabnya adalah orang tua terlalu
memanjakan anaknya dan kerjanya full-time kebanyakannya (gak termasuk nyokap
ane ), jadi perhatian orang tua terhadap anaknya malah kurang bahkan peran
orang tua malah dituker sama babysitter (ane gak mau kayak gitu ). Selain itu,
ASI malah digantiin sama susu formula. Sebenarnya ASI banyak nutrisinya daripada
susu formula, eh alasannya biar gak kudet (niru kata Raditya Dika ). Dan kepintarannya gak sebagus sekarang mungkin.

Dan inilah cara jitu membuat mental anak agan sehat, dimulai dari sekarang. Baca caranya dibawah ini, maaf ya kalo bacaan ini designed for men:

Sebelum Menikah:
1. Coba pikirkan kembali apa agan lakukan pas agan masih sekolah (kayak pernah
ikut tawuran, pernah cabut atau nggak). Kalo agan pernah kayak gitu, jangan harap
agan nikah cepat deh... Nanti gak harmonis keluarganya, malah anak agan
bermental preman
2. Jika agan perokok aktif, jangan nikah dulu sebelum agan berhenti merokok. Kalo
dipaksain menikah tapi masih merokok, nanti anak agan bakalan merokok! Karena
anak pasti meniru perilaku orang tuanya
3. Kurangi sifat yang negatif sebelum menikah, paling tidak dari sekarang juga.
Nanti siapa tau sifat negatif agan malah diturunin
4. Untuk agan-agan yang punya pekerjaan, pastikan jam kerja agan gak fulltime.
Biar agan bisa melacak kegiatan anak agan di rumah.
5. Kalo mau cari jodoh untuk dijadikan istri, sebaiknya pilih yang gak kerja atau
nggak half-time worker. Biar istri agan bisa melacak kegiatan anak agan saat agan
bepergian atau masih ada pekerjaan lain yang harus diselesaikan.
6. Kalo mau cari jodoh, juga pilih yang sifatnya baik dan santun. Kalo soal
penampilan terserah agan, asal jangan ketipu lewat gambar editan . Sebaiknya
cari jodohnya pas bepergian, bukan dicari di sosial media!
7. Ubahlah sifat agan supaya anak agan gak berbuat aneh-aneh (yang otak ngeres
jangan disebutin ya )
8. Tempat tinggal agan sebaiknya di lingkungan yang baik moralnya.

Ane Udah Menikah dan Mau Punya Anak, Trus Ane Ngapain?:
1. Kurangi pemakaian gadget. Siapa tau pemakaian gadget bisa mempengaruhi
kualitas fertilitas (yang otaknya ngeres jangan sebutin ya ) dan bahkan istri
agan yang hamil sekaligus!
2. Yang tinggalnya rawan kemacetan, istri yang lagi hamil sangat amat tidak
dianjurkan banget keluar dari rumah sendirian. Karena zat-zat dari polusi udara
bisa menyebabkan kelainan terhadap janin (mungkin autis jadi penyebabnya). Kalo
istri agan yang lagi hamil pengen pergi keluar, pergi aja berdua pake mobil biar
janinnya aman dan sehat.....
3. Kontrollah emosi agan, kalo agan marah-marah sama istri agan malah
mempengaruhi janin.
4. Untuk istri yang hamil, dengarlah janin tuh lagu klasik.
5. Untuk istri yang hamil, juga minumlah susu khusus kehamilan

Anak Ane Udah Lahir , Trus Ane Ngapain Lagi?:
1. Kasihlah nama anak agan yang bagus, jangan kasih yang aneh-aneh
2. Kalo anak agan bisa dibawa pulang, rawatlah dengan baik dan kasih sayang
3. Untuk istri, kasihlah bayi ASI. Jangan susu formula dong.....
4. Kasihlah anak dengan tontonan yang baby-friendly, jangan ditontonin sama
boyband abal-abal apalagi CJR (Crappy Junky Rubish)
5 Nyanyiinlah anak agan dengan lagu anak-anak kayak nina bobo, pelangi, potong
bebek angsa, dll. Bukan lagu modern dong, nanti udah gede malah menyimpang
sifatnya gara-gara lagu itu.

Anak Ane Udah Gede, Trus Ngapain Lagi?:
1. Jangan pake gadget pas anak agan dekat sama agan, nanti malah tertarik.
Sebaiknya anak-anak belum boleh mengenali gadget sebelum remaja.
2. Kalo agan mau pake gadget, diem-diem aja pas anak agan gak disisi agan. Atau
nggak di kamar agan (yang ngeres jangan kayak gitu ya )
3. Siaran TV sudah gak aman lagi deh gan.... Tontoninlah anak agan dengan
kartun/anime yang agan pernah tonton dan dengarilah anak agan dengan lagu trio
kwek-kwek dan lagu anak-anak lainnya (TAPI JANGAN CJR!!!!!)
4. Untuk handphone, sebaiknya handphone agan Nokia 3310, Sony Ericsson T610, Siemens
jadul, Moto jadul, dan handphone yang jadul. Soalnya handphone jadul gak canggih
tapi gak mengaruhi mental anak (it's very safe man!)
5. Jika memungkinkan, buatlah suasana rumah agan kayak tahun 90an.
Komputernya Pentium III pake Voodoo3, TVnya Trinitron black, mobilnya Kijang
Kapsul, dan lainnya yang jadul

Anak Ane Udah Sekolah, Trus Ngapain Lagi?
1. Saat anak agan pertama kali masuk TK, perhatiin anak yang lain disekitar
lingkungan TK. Walau agan dibilang "Ah, kepo banget mas", yang penting mental
anak agan harus sehat. Pengaruh teman bisa mempengaruhi pola pikir, perhatikan
gaya omongannya, nyanyiannya, perilakunya. Kalo perilaku anak lainnya di TK udah
aman, mudah-mudahan prilaku anak agan gak menyimpang deh. Tapi kalo gak
aman, pindahin deh anak agan ke TK lain yang steril dari konten aneh!
2. Jangan kasihin anak gadget deh, malah ujung-ujungnya mentalnya kacau.
Sebaiknya pas remaja saja
3. Suruhlah anak agan untuk mengajak temannya bermain petak umpet, congklak,
dan permainan tradisional lainnya. Kalo mereka bilang "Ah, kudet", ya udah suruh
aja gak usah berteman sama mereka lagi. Selesai! (kayak Raditya DIka sih)
4. Jangan daftarin anak agan Facebook dan Twitter! Kalo temannya bilang "Gak
punya Facebook dan Twitter? Kamseupay", bilang sama anak agan agar tidak boleh
berteman sama mereka lagi untuk seumur hidup!!

Begitulah tips dashyat untuk membuat anak agan bermoral cerdas. Buatlah calon
generasi muda yang berprestasi dimulai dari agan sendiri! Oke!
Kalo agan mau, share tips yang lebih bagus dari agan biar mantap artikel ane

Source: Kaskus

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menginstall Software di Komputer


Wah, sudah lama saya nggak ngeposting lagi semenjak saya mempersiapkan buat UN SMP. Mulai dari postingan ini, saya bakalan ngeposting tentang tips dan trik baik itu dari otomotif, teknologi, atau yang lainnya.

Sebenarnya saya sering posting tentang berita gadget atau otomotif, tapi karena ngeposting berita di blog pribadi butuh waktu luang, maka saya lebih baik ngeposting mengenai tips, biar lebih efisien. :)) Langsung saja.

Setiap pengguna komputer pasti ingin meng-install beberapa program yang diinginkan, baik itu program hiburan, game, utilitas atau untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, baik software itu tersimpan di perangkat penyimpan data (umumnya sekarang menggunakan CD atau DVD yang mungkin terdiri dari beberapa bagian) atau software itu diunduh dari toko aplikasi resmi (contohnya Windows Store) atau website official dari aplikasi tersebut (bisa free/trial atau full/pro) serta website third-party (maksudnya bisa dari blog, website pribadi, dan lain-lain.)

Boleh saja anda untuk menginstal program karena ini merupakan kebutuhan anda sebagai pengguna Namun anda juga perlu berhati-hati dengan program yang akan diinstall, jika anda asal install aplikasi tersebut tanpa hati-hati, bisa saja program tersebut akan menimbulkan masalah baru yang beresiko terhadap komputer anda, karena pada beberapa aplikasi/program terdapat perangkap tersembunyi yang mengakibatkan komputer anda menjadi sarang malware.

Nah, kali ini saya akan memberikan sedikit tips dan trik bagaimana caranya install aplikasi yang aman dan nyaman supaya anda "kabur" dari berbagai macam bahaya.

1. ) Mengetahui Spesifikasi Komputer Yang Anda Miliki.
Ungkapan teliti sebelum membeli mungkin dapat anda jadikan pegangan saat meng-install software ke komputer anda. Sebaiknya perhatikan beberapa detail komputer anda sebelum memutuskan untuk install aplikasi ke dalam system.
a. ) Spesifikasi Komputer
Mungkin saja, software yang akan anda install inkompatibel dengan komputer anda (Atau bisa juga sebaliknya, komputer tidak cocok dengan software yang akan di-install). Biasanya, pada sebuah software terdapat syarat spesifikasi yang harus dipenuhi oleh komputer anda. Pastikan komputer anda memenuhi System Requirements dari software tersebut agar nantinya software bisa berjalan maksimal dan lancar. Sebaiknya jangan memaksakan untuk meng-install software pada komputer yang secara teknis belum memenuhi Requirements dati software tersebut. Jika anda sudah memastikannya, silahkan install software dengan aman dan nyaman.
b. ) Kualitas dan Asal Usul Software.
Terkadang hal yang sepele seperti ini acap kali diabaikan oleh pengguna komputer. Ketika anda mendownload suatu aplikasi biasanya anda diwajibkan
untuk mendownload program yang ditawarkan sebagai persyaratan. Terkadang setelah menginstall program ini berimbas semakin lambat komputer anda, bahkan menjadi malware yang akan membuat komputer anda mengalami bad sector.
c. ) Usahakan Install Aplikasi Mainstream yang Sudah Terkenal akan Kehandalannya.
Jika ada software yang sudah terkenal untuk melakukan pekerjaan tertentu, usahakan jangan mencoba software yang lain karena software lain
tersebut belum terjamin kompatibilitasnya dengan system. Misal, jika anda ingin mengedit gambar, anda bisa memilih Adobe Photoshop atau Corel Draw karena kedua software tersebut sudah diakui kualitasnya. Usahakan jangan mencoba editing software yang lain hanya untuk mengedit gambar saja. Karena bisa jadi software lain tersebut kurang kompatibel dengan Windows anda.

2) Pemilihan Directory Install.
Untuk memilih directory, apabila aplikasi tersebut tidak memerlukan settingan
yang tidak banyak, usahakan untuk menginstallnya di drive C sehingga akan
lebih teratur dengan yang lain. Jika pada folder software tersebut juga berisi
data penting, anda mungkin bisa menginstall software di drive selain C (Bisa
drive D, E dan sebagainya). Jangan sampai ketika anda install ulang OS, data-
data ikut terhapus karena sebagian besar settingan berada pada drive C.


3. ) Minimal Jangan Asal Klik.
Karena alasan mengalami kesulitan dalam bahasa atau malas membacanya, mayoritas pengguna tidak mau membaca End-User License Agreement saat melakukan instalasi (mungkin karena memakai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya), sehingga anda biasa langsung klik Agree dan kemudian klik Next tanpa tahu apa yang harus anda setujui dari persetujuan tersebut. Nah, ini juga dapat menyebabkan komputer anda menjadi lemot. Demi kebaikan komputer anda, sebaiknya hindarilah kebiasaan asal klik. Dan pastikan juga anda tahu apa yang sedang diklik dan apa yang akan diinstall pada komputer anda.
Pada beberapa aplikasi, secara tidak disengaja anda akan diminta untuk menginstall Add-On dan iklan developer software. Hal ini juga bisa dihindari jika anda jeli dan teliti membaca sebelum klik tombol klik Next. Jadi, telitilah membaca setiap keterangan dari developer saat anda install software komputer.

Kesimpulan

Jika anda punya pengalaman lain mengenai proses install di komputer, jangan
ragu untuk berbagi pengalaman dengan kami dengan meninggalkan komentar di bawah ini. Komentar dan pengalaman anda akan sangat bermanfaat untuk
pembaca lain dan menjadikannya referensi sebelum melakukan instalasi
aplikasi pada sebuah komputer.